Jember, 30 Agustus 2025. STAI RAYA adakan seminar internasional dengan tema “Menguatkan Tradisi Hafalan: Peluang dan Tantangan”, tema ini diangkat karena lunturnya tradisi menghafal di beberapa sektor pendidikan yang penyebab terbesarnya adalah arus tekhnologi, Selain civitas akademika STAI RAYA, acara ini juga dihadiri oleh para masyayikh. Syeikh Mukhtar Hasyim Jamil selaku pamateri dalam seminar ini memiliki sebuah pandangan bahwa:
1. Kesadaran akan Tuntutan Zaman: Pemateri menekankan pentingnya kesadaran akan tuntutan zaman dan pemikiran untuk memajukan pendidikan.
– Menghafal dan Memahami: Menghafal dan memahami adalah dua pondasi dalam belajar yang sangat penting.
– Budaya Menghafal: Budaya menghafal sudah ada sejak dulu dan merupakan cara efektif untuk memahami ilmu.
– Menghafal di Era Digital: Era digital dapat membuat orang semakin sulit menghafal, tetapi teknologi juga dapat digunakan sebagai alat bantu menghafal.
– Teknologi sebagai Nikmat: Teknologi dapat dianggap sebagai nikmat dari Allah yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menghafal.
– Aplikasi Menghafal: Terdapat aplikasi yang dapat membantu menghafal dengan cara memberikan jeda waktu yang tepat.
Tantangan dalam Menghafal:
– Sosial Media: Sosmed dapat memudahkan untuk bermaksiat, yang merupakan musuh terbesar bagi orang pencari ilmu.
– Kemajuan Teknologi: Semakin banyak teknologi, semakin pecah pikirannya, sehingga perlu bijak dalam menggunakan teknologi.
Tips Menghafal:
– Menggunakan Metode yang Tepat: Menggunakan metode menghafal yang tepat, seperti menghafal dengan melihat atau mendengar.
– Menggunakan WA: Menggunakan WhatsApp dengan pertanyaan-pertanyaan yang bermanfaat dapat membantu meningkatkan kemampuan menghafal.
– Mengoptimalkan Otak: Otak perlu dilatih secara terus-menerus untuk meningkatkan kemampuan menghafal.