Jember – Program Studi Ekonomi Syariah STAI Raden Abdullah Yaqin Jember menjalin sinergi strategis dengan Bank Jatim Syariah KC Jember melalui kegiatan Pendampingan UMKM bertema “Meningkatkan Daya Saing UMKM Melalui Pendampingan, Literasi Keuangan Syariah, dan Digitalisasi Usaha.” Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari wilayah Jember Selatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis syariah.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pengelolaan usaha yang profesional, penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah, serta pemanfaatan teknologi digital dalam menjalankan bisnis.

Ketua Program Studi Ekonomi Syariah STAI Raden Abdullah Yaqin Jember menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat melalui program pengabdian yang memberikan manfaat nyata. Pendampingan ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi UMKM, mulai dari pengelolaan keuangan, akses permodalan syariah, hingga strategi pemasaran digital.
“Kolaborasi ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Kami ingin UMKM tidak hanya berkembang dari sisi keuntungan, tetapi juga menerapkan prinsip-prinsip syariah yang membawa keberkahan dan keberlanjutan usaha,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Bank Jatim Syariah KC Jember menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah bagi para pelaku usaha. Menurutnya, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat serta pemanfaatan produk dan layanan perbankan syariah akan membantu UMKM memperoleh akses pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah sekaligus meningkatkan daya saing usaha.
Dalam sesi pendampingan, peserta memperoleh berbagai materi, di antaranya penguatan manajemen usaha, pencatatan keuangan sederhana, pengenalan produk pembiayaan syariah, strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial dan marketplace, serta pengembangan branding produk agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Kegiatan ini juga menghadirkan sesi diskusi interaktif dan konsultasi langsung, sehingga para pelaku UMKM dapat menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam mengembangkan usahanya. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai digitalisasi usaha, strategi pemasaran, hingga pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah.
Salah satu peserta mengaku kegiatan ini memberikan wawasan baru dalam mengembangkan usaha. Selain memahami pentingnya pencatatan keuangan yang baik, peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai peluang memanfaatkan layanan perbankan syariah untuk mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Syariah STAI Raden Abdullah Yaqin Jember dan Bank Jatim Syariah KC Jember berharap terbangun ekosistem UMKM yang lebih kuat, adaptif terhadap transformasi digital, memiliki literasi keuangan syariah yang baik, serta mampu meningkatkan daya saing di tingkat lokal maupun nasional. Sinergi antara dunia akademik dan lembaga keuangan syariah ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Jember Selatan yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan.





