Jember_ Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Provinsi Jawa Timur akan menyelenggarakan kegiatan bertema “Advokasi Perkoperasian dengan Tema Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Koppontren di Jawa Timur” pada Kamis, 07 Mei 2026 bertempat di Restoran Taman Mangli Indah, Jl. Hayam Wuruk No. 193, Jember.
Kegiatan menghadirkan berbagai narasumber dan peserta dari kalangan pesantren, koperasi pondok pesantren (Kopontren), serta akademisi. Dalam forum advokasi ini, menekankan pentingnya kemandirian ekonomi pesantren melalui penguatan tata kelola koperasi yang profesional dan berkelanjutan. Dalam sesi diskusi yang dipandu beberapa narasumber, dibahas berbagai potensi ekonomi pesantren yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor sandang, papan, pangan, hingga usaha lainnya yang berbasis pada pemanfaatan sumber daya alam dan potensi lokal pesantren.

Imam bukhori selaku pemateri menyampaikan bahwa pesantren memiliki peluang besar untuk membangun kekuatan ekonomi mandiri, apabila di dalamnya mampu mengelola sumber daya yang dimiliki secara optimal. Selain itu, koperasi pesantren dinilai menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan santri dan masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut juga dibahas mengenai kelembagaan koperasi, penyusunan RAT (Rapat Anggota Tahunan), serta penguatan sinergi antar lembaga pesantren. Pemateri mengingatkan pentingnya membangun ekonomi yang terbebas dari praktik riba dan mendorong semangat kebersamaan dalam pengembangan usaha pesantren.
Selain menjadi ajang advokasi dan edukasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan wawasan mahasiswa dan peserta terkait pengelolaan koperasi syariah yang baik. Kehadiran mahasiswa dalam acara ini menjadi bentuk partisipasi aktif generasi muda dalam mendukung penguatan ekonomi pesantren di Jawa Timur.
Melalui kegiatan ini, Diskop UKM Provinsi Jawa Timur berharap koperasi pondok pesantren mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi yang mandiri, profesional, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat





